Warta Dapodik Materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran pada Diklat Calon Kepala Sekolah

Salam Dapodik News.
Perkembangan teknologi isu dan komunikasi yang pesat telah berdampak pada dunia pendidikan terutama dalam penyelenggaraan pendidikan, oleh karena itu kepala sekolah sebagai pemimpin dan penentu kebijakan harus bisa memahami Teknologi isu dan Komunikasi dalam dunia pendidikan.

Tujuan dari materi ini ialah setiap calon kepala sekolah memiliki kemampuan dalam menerapkan dan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Ruang Lingkup materi dalam materi pembelajaran ini meliputi:

  • Penerapan teknologi isu dan komunikasi (TIK) dalam  pendidikan, 
  • Pengertian Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran .
  • Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran.
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan.
TIK dalam Pendidikan ialah upaya mengintegrasikan teknologi digital ke dalam aktivitas berguru dan bekerja di sekolah. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi isu dan komunikasi telah memaksa dunia pendidikan dalam beberapa aspek yang mendasar secara global, diantaranya:
  • TIK dalam menyebarkan sistem administrasi pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah, 
  • TIK dalam Mengidentifikasi hasil berguru siswa yang spesifik  
  • TIK dalam mentransformasi aspek pendidikan di sekolah ke dalam tujuan-tujuan pendidikan
Model Pengembangan TIK dalam Dunia Pendidikan

TIK ialah adalah teknologi yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, mengelola dan mendistribusikan informasi. UNESCO (2004)
Pengembangan TIK dalam pembelajaran sangat dipengaruhi dengan perkembangan perangkat komputer. Fase perkembangan TIK dalam pembelajaran dibagi menjadi lima fase yaitu:
  1. Fase programming, drill and practice. Pada Tahap ini ditandai dengan munculnya penggunaan software yang menyajikan latihan-latihan praktis dan singkat,
  2. Fase computer based training (CBT), tahap ini ialah masa kejayaan dari penggunaan CD-ROM
  3. Fase Internet-based training (IBT), pada tahap ini internet digunakan sebagai media pembelajaran hanya berupa teks dan gambar
  4. Fase e-learning, tahap ini ialah tahap pematangan dari fase Internet Based Learning
  5. Fase  social software + free and open content, tahap ini ditandai dengan menjamurnya software pembelajaran dan konten pembelajaran yang gratis, mudah diakses baik oleh guru maupun siswa, dan dimanipulasi sesuai dengan kebutuhan.
Dalam Renstra pendidikan disebutkan bahwa penerapan TIK dalam dunia pendidikan di indonesia melalui beberapa tahapan sebagi berikut: Merancang, Melakukan implementasi dan Memperluas implementasi.

Menurut UNESCO pendekatan mengenai pemanfaatan TIK pada dunia pendidikan dan sekolah melalui empat tahapan yang disebut dengan kontinum meliputi tahap Emerging, Applying, Infusing dan Transforming.

Tahapan bagaimana guru dan penerima didik percaya diri dalam mempelajari dan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam konteks aktivitas berguru mengajar ialah sebagai berikut: discovering,  learning how, understanding how and when, specializing dalam penggunaan perangkat TIK. 

Kemampuan Kepala sekolah dalam memanfaatkan Teknologi isu dan komunikasi dalam pembelajaran akan memudahkan kepala sekolah dalam mengelola pendidikan terutama pengelolaan penerima didik (baca: Materi pengelolaan Peserta Didik pada Diklat Calon Kepala Sekolah) dan pengelolaan supervisi.akademik (baca: Materi Pengelolaan Supervisi Akademik dalam Diklat Calon Kepala Sekolah)