Warta Dapodik 25 Pertanyaan Untuk Menciptakan Pembelajaran Yang Menyenangkan Di Sekolah
November 20, 2017
Salam Dapodik News.
Dalam sesi program penutupan program rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan (RNPK) tahun 2015 menteri Anies Baswedan memperkenalkan Konsep pembelejaran menyenangkan yang harus diwujudkan disekolah.
Konsep yang disampaikan menteri Anies tersebut mengutip Pakar pendidikan Ian Gilbert dalam bukunya Independent Thinking menuliskan daftar 25 pertanyaan yang dapat digunakan oleh pengelola sekolah dalam meningkatkan iklim pembelajaran yang menyenangkan.
Pertanyaan-pertanyaan itu adalah:
Dalam sesi program penutupan program rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan (RNPK) tahun 2015 menteri Anies Baswedan memperkenalkan Konsep pembelejaran menyenangkan yang harus diwujudkan disekolah.
Konsep yang disampaikan menteri Anies tersebut mengutip Pakar pendidikan Ian Gilbert dalam bukunya Independent Thinking menuliskan daftar 25 pertanyaan yang dapat digunakan oleh pengelola sekolah dalam meningkatkan iklim pembelajaran yang menyenangkan.
Pertanyaan-pertanyaan itu adalah:
- Apakah para siswa menikmati mencar ilmu di sekolah itu?
- Apakah para guru menikmati mendidik di sekolah itu?
- Apakah para siswa merasa tertantang dengan kegiatan-kegiatan di sekolah itu?
- Apakah para siswa juga membuatkan kompetensi, tidak hanya mendapat nilai tinggi belaka?
- Apakah para siswa juga mempelajari keterampilan dan tidak hanya fakta-fakta pengetahuan?
- Apakah nilai-nilai etika juga menjadi fokus dan diteladankan oleh setiap anggota komunitas sekolah?
- Apakah terdapat cukup atmosfer inklusif di mana semua siswa dihargai berdasar jati diri mereka dan apa yang mereka bisa?Sekolah dengan iklim pembelajaran menyenangkan
- Apakah isu-isu penting ibarat bullying dan aneka macam aspek sosial dan emosional lain dalam kehidupan sekolah didiskusikan secara terbuka dan positif?
- Apakah kemampuan untuk berpikir sendiri didorong dan dikembangkan bagi seluruh siswa?
- Apakah sekolah memiliki unsur kesenangan dan keriangan?
- Apakah aspek-aspek ibarat rasa ingin tahu, kekaguman, keberanian, kegigihan dan ketahanan didorong dan disambut secara aktif?
- Apakah para guru terbuka terhadap ide-ide gres dan tertarik melaksanakan aneka macam aktivitas bersama – bukan terhadap – para siswa?
- Apakah sekolah mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan dan pembelajaran?
- Apakah sekolah mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia teknologi pendidikan?Sekolah dengan iklim pembelajaran menyenangkan
- Apakah cita-cita yang tinggi juga disematkan kepada para guru dan pengelola sekolah, ibarat juga disematkan kepada para siswa?
- Apakah kepala sekolah “terlihat” dan mudah diajak berinteraksi?
- Apakah para siswa disadarkan bahwa mengeluarkan yang terbaik dari diri sendiri tidak harus berarti menjadi lebih baik dari orang lain?
- Apakah sekolah terbuka terhadap hal-hal di luar dugaan (yang positif)?
- Apakah para siswa diajak berpikir tentang, berinteraksi dengan, dan berusaha berkontribusi pada kehidupan di luar dinding sekolah?
- Apakah sekolah sadar bahwa pembelajaran yakni sesuatu yang bisa dilakukan siswa kapan pun, di mana pun, dan hanya sebagian di antaranya saja yang perlu dilakukan di dalam dinding sekolah?Sekolah dengan iklim pembelajaran menyenangkan
- Apakah komunitas sekolah terbentang hingga keluar dinding sekolah (melibatkan masyarakat)?
- Apakah proses mencar ilmu mengajar di dalam sekolah memasukkan aneka macam variasi kemungkinan dan kesempatan pembelajaran?
- Apakah para siswa diberi kesempatan untuk bertanggung jawab terhadap sesuatu dan untuk mengambil keputusan yang berdampak penting?
- Apakah hasil pembelajaran yang didapatkan cukup sebagai bekal siswa untuk melangkah ke fase hidupnya berikutnya?
- Apakah resepsionis, guru, petugas kebersihan, dan seluruh staf sekolah tersenyum kepada orangtua dan pengunjung sekolah?